Program CSR Dayalima: Guru Pembangun Peradaban Cetak Generasi Antikorupsi

Guru Pembangun Peradaban (GPP) adalah program corporate social responsibility Dayalima Group yang membangun karakter bangsa melalui edukasi nilai antikorupsi bagi para guru. Merupakan hasil kolaborasi Dayalima Abisatya dengan Pemerintah Kota Surabaya, SPAK Indonesia, Paragon, Semen Indonesia, dan Bank Mandiri, program ini dilaksanakan dalam tujuh batch untuk pengajar tingkat sekolah dasar dan menengah. Diluncurkan di Balai Kota Surabaya pada Desember 2019, GPP menggunakan metode pembelajaran berbasis permainan agar nilai-nilai antikorupsi tersampaikan dengan menyenangkan. Melalui pelatihan Training for Trainer, para guru dibekali kemampuan menanamkan kebiasaan baik sederhana yang menjadi fondasi pencegahan korupsi di generasi penerus.

Apa Itu Program Guru Pembangun Peradaban?

Guru Pembangun Peradaban berangkat dari sebuah refleksi sederhana: mengapa kita perlu mengantri dengan sabar, berpikir rasional saat menghadapi kemarahan, atau berterima kasih kepada orang yang membantu. Kebaikan sehari-hari yang tampak kecil itu justru menjadi tameng dari perilaku yang merugikan banyak pihak, yakni korupsi.

Bagi Dayalima, guru adalah pengajar hidup—orang tua kedua, mentor, sekaligus pendidik nilai yang akan dibawa anak didik hingga dewasa. Program ini hadir untuk memperkuat peran mulia tersebut dengan membekali guru kemampuan menjelaskan nilai antikorupsi secara sederhana sehingga dipahami seluruh lapisan anak didik.

Kolaborasi Lintas Institusi dalam Program CSR Dayalima Group

GPP merupakan hasil kolaborasi Dayalima Abisatya dengan Pemerintah Kota Surabaya, SPAK Indonesia, Paragon, Semen Indonesia, dan Bank Mandiri. Program dilaksanakan dalam tujuh batch untuk membangun karakter bangsa melalui edukasi nilai antikorupsi kepada pengajar di tingkat sekolah dasar dan menengah, dan resmi diluncurkan di Graha Sawunggaling, Balai Kota Surabaya pada 5 Desember 2019.

Kolaborasi lintas institusi ini menjadi contoh nyata bagaimana program CSR Dayalima Group menggandeng pemerintah, komunitas, dan korporasi untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan.

Metode Belajar Antikorupsi Berbasis Permainan

Salah satu keunikan GPP adalah penggunaan media permainan sebagai cara belajar. Permainan yang dirancang khusus mampu menyampaikan pendidikan antikorupsi yang bermakna dengan cara menyenangkan. Pendekatan ini menegaskan bahwa hal-hal kecil di sekitar kita dapat menjadi sarana mengajarkan nilai-nilai baik.

Paparan ‘Membangun Budaya Antikorupsi’ dalam pelatihan menekankan pesan kuat: kita terbiasa membenarkan yang biasa, padahal seharusnya membiasakan yang benar. Pelatihan ini tidak menuntut peserta menjadi pribadi sempurna, melainkan berkomitmen mengurangi perilaku koruptif dan menjadi lebih baik setiap hari.

Training for Trainer: Membekali Guru sebagai Agen Perubahan

Batch pertama pelatihan Training for Trainer (TfT) GPP diadakan pada Juli 2020, diikuti perwakilan guru SMP se-Surabaya dengan tema “Kolaborasi Wujudkan Cita-Cita Membangun Generasi Antikorupsi” bersama narasumber Gandjar Laksamana Bonaprapta. Pada hari ketiga, peserta mempraktikkan langsung pola penyampaian nilai antikorupsi agar mudah dipahami murid.

Para guru memposisikan diri sebagai pemain—layaknya murid yang mencoba permainan antikorupsi—sehingga mereka memahami cara menyampaikan materi dengan sederhana dan rendah hati ketika kembali ke kelas masing-masing.

Manfaat CSR Perusahaan bagi Pembangunan Karakter Bangsa

Melalui GPP, manfaat CSR perusahaan terlihat nyata: bukan sekadar kegiatan filantropi, melainkan investasi jangka panjang pada karakter bangsa. Dengan mencetak guru yang mampu menanamkan nilai antikorupsi, program ini berkontribusi membentuk generasi penerus yang lebih berintegritas.

Tentang Dayalima Abisatya & Yayasan Indonesia Lebih Baik

Dayalima Abisatya adalah partner strategis yang mendukung transformasi pribadi dan organisasi melalui solusi berbasis kemanusiaan yang didukung teknologi. Inisiatif sosial seperti GPP merupakan bagian dari komitmen Keluarga Dayalima untuk berperan aktif memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan masyarakat dan negeri.

FAQ

Apa itu program Guru Pembangun Peradaban (GPP)?

Program CSR Dayalima Group yang melatih guru sekolah dasar dan menengah menanamkan nilai antikorupsi melalui metode pembelajaran berbasis permainan.

Siapa saja kolaborator program GPP?

Dayalima Abisatya bersama Pemerintah Kota Surabaya, SPAK Indonesia, Paragon, Semen Indonesia, dan Bank Mandiri.

Bagaimana cara menerapkan CSR perusahaan seperti GPP?

Dengan menggandeng mitra pemerintah dan komunitas, merancang kurikulum nilai yang relevan, serta melatih multiplikator (guru) lewat pendekatan Training for Trainer.

Apa manfaat CSR perusahaan dari program ini?

Membangun dampak sosial berkelanjutan pada pendidikan karakter bangsa sekaligus memperkuat reputasi dan nilai keberlanjutan perusahaan.

wa